Rabu, 07 Maret 2012

METODE PENELITIAN SOSIAL


METODE PENELITIAN SOSIAL



Oleh:

DR. Soenarmo J. M.Ed
Mas Bambang Purnomo Sigit, SH, MM












A. Mata kuliah ini bertujuan untuk  mengkaji
1.      Pembahasan dalam perkulihaan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi faktor-faktor, dalam penetapan kebijakan sosial  yang mengandung resiko cukup tinggi.
2.      Memahami beberapa alternatif, pendekatan dan model penetapan kebijakan sosial  yang dianut  suatu institusi/lembaga pemerintah maupun swasta serta lembaga swadaya masyarakat sehingga para praktisi  mampu melakukan studi komparatif terhadap kebijakannya
3.      metode penelitian yang akan dibahas adalah metode kuantitatif dengan polam pikir “logiko, hipotetiko, verifikatif” dengan  masalah yang jelas, ada hipotesis, diuji dengan statistik.
4.      Untuk mampu memahami kuliah ini dengan jelas maka perlu pemahaman tentang : berbagai jenis metode penelitian, rumusan masalah, paradigma penelitian, teori, rumusan hipotesis, populasi, sampel, instrumen, pengujian validitas dan reliabilitas, metode pengumpulan data, teknik analisis dan pembuatan pelaporan.

B. Tujuan Instruksional Umum :

Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan kembali tentang beberapa teori/konsep dan pengertian tentang metode Penelitian Sosial

C. Tujuan Instruksional Khusus:

1.      Mahasiswa dapat memahami teori-teori/konsep dasar Metodr logi penelitian, sehingga mampu untuk menyusun suatu penetapan kebijakan, menerapkam, menganalisa dan mengevaluasi kebijakan bisnis tersebut dalam penyelenggaraan bisnias.
RENCANA MATERI PERKULIHAAN
METODE PENELITIAN SOSIAL
Mata kuliah     : Metode penelitianm Sosial    Kredit                          : 3 SKS
Kode MK        :                                                           Semester                          : III
Dosen              : DR. J. Soenarmo.                              Waktu Tatap Muka     : 150 menit
No
TATAP MUKA KE
POKOK BAHASAN
MATERI
METODE
BAHAN/
ALAT
1
I dan II
Konsep Dasar penelitian Sosial
¨      Pengertian
¨      Jenis
¨      Proses
¨      Ceramah
¨      Diskusi
¨      Alat Tulis
¨      OHP
2
IIIdan IV
Masalah, variabel ,Paradigma penelitian, teori dan hipotesis
¨      Masalah dan Variabel
¨      Paradigma
¨      Landasan teori
¨      Pengajuan Hipotesis
¨      Ceramah
¨      Diskusi
¨      Alat Tulis
¨      OHP
3
 V Dan VI
Eksperimen, Populasi dan sampel
¨      Penelitian eksperimen
¨      Populasi dan sampel
¨      Ceramah
¨      Diskusi
¨      Atk
¨      OHP
4
VII dan VIII
Skala pengukuran, Pengumpulan data
¨      Macam2 skala
¨      Instrumen
¨      Validitas dan reliabilitas
¨      Ceramah
Diskusi
¨      Alat Tulis
OHP
5
IX , X dan XI
Teknik Analisis data dan pengujian hipotesis
¨      Teknik Analisis data dan pengujian hipotesis
¨      Ceramah
¨      Diskusi
¨      Alat
¨      OHP
6
XII dan XIII
Penyusunan judul ,rancangan dan pelaporan
v  Penyusunan judul
v  rancangan
v  pelaporan
¨      Ceramah
¨      Diskusi
¨      Alat Tulis
¨      OHP
6
XIV dan XV
Seminar
¨      Paper Mahasiswa
¨      Diskusi
¨      Alat Tulis
¨      OHP
10
XIV
UAS



DAFTAR PUSTAKA


1.    Ann Majchrzak, Methode for Policy Research, sage Publication,       Bevedy Hills, London, 1984.

  1. Champion dean, J, Basic Statistic for Sostal Research, Macmillan Publising Co, Inc. 1981.

  1. IKIP Yogyakarta, Pedoman Penelitian, Edisi 1980.

  1. Kidder Louise, Research Methods instrumen Social Relation, Holt, Rinehart and Winston, 1981.

  1. Krathwohl David B, Social and Behavioral Science Research, Jossey­Bass Publ. London, 1985.

  1. Rossi, Wright, Ande4son, Handbook of Survey Research, Quantitative Studies instrumen Social RelatioAs, Academic Press, Inc., 1973.

  1. Sugiyono, Metode penelitian Bisnis, Penerbit Alfabet, Bandung, 2002

  1. Suriasumantri, Jujun, S, Filsafat limu, Sebuah Pengantar Poputer, Sinar Harapan, 1985.

  1. Sutrisno Hadi, Metodologi Research, Jilid 1, 2, UGM, 1986.

  1. Strauss, Anselm L, Qualitative Analysis for Social Scientist, Cambridge University Press, 1987.

  1. Yin Robert, K, Case Study Research, Design and Methods, Sage Publication Beverly‑Hills, 1984.

  1. Young Pauline, Scientific Social Survey and Research, Prentice Hall of India Private limited, 1982.






METODE PENELITIAN SOSIAL.

A.   PENGERTIAN


Metode Penelitian  adalah  (1) cara ilmiah untuk mendapatkan (2) data dengan (3) tujuan dengan (4) kegunaan) tertentu

1.     Cara Ilmiah, berarti kegiatan penelitian ini didasarkan pada ciri ciri keilmuan. Yaitu (a) rasional (b) empiris (c) sistematis.
a.     Rasional masuk akal secara nalar oleh manusia.
b.     Empiris, cara2 yang dilakukan dapat diamati oleh manusia, sehingga orang lainpun bisa melakukan pula.
c.      Sistematis, prosesnya tertentu, langkahnya logis.

2.     Data, data hasil penelitian adalah data empiris (teramati), mempunyai kriteria valid. Valid, adalah penunjukan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya yang terjadi pada obyek penelitian. Untuk mendapatkan data yang valid maka perlu adanya pengujian (a) reliabilitas dan (b) obyektivitas.
a.     reliabilitas, adalah konsistensi atau keajegan data dalam waktu interval tertentu.
b.     Obyektivitas, kesepakatan antar banyak orang terhadap suatu obyek yang sama.




3.     Tujuan suatu penelitian yaitu yang berifat (a) penemuan (b) pembuktian (c) pengembangan.
a.     Penemuan,  Data yang diperoileh memang betul2 sebelumnya belum ada atau belum pernah diketahui.
b.     Pembuktian, data yang diperoleh dipergunakan untuk pembuktian terhadap informasi atau pengetahuan yang ada.
c.      Pengembangan, data untuk melengkapi  atau memperdalam pengetahuan yang telah ada.

4.     Kegunaan tertentu,  data dan informasi tersebut digunakan untuk (a) memahami, (b) memecahkan dan (c) mengantisipasi masalah.
a.     memahami, memahami atau memperjelas suatu masalah atau informasi yang tidak diketahui dan selanjutnya menjadi tahu.
b.     Memecahkan, berarti meminimalkan atau menghilangkan masalah.
c.      Mengantisipasi, berarti mengupayakan agar masalah tidak terjadi


Kesimpulan. Metode penelitian sosial dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang validdengan tujuan dapat ditemukan, dibuktikan, dan dikembangkan suatu pengetahuan sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan dan mengantisdipasi dalam bidang sosial.







B.   JENIS JENIS PENELITIAN

1.     Jenis2 penelitian antara lain dapat dikelompokkan (kelompok ke I) sbb (a) penelitian akademik (b) Penelitian profesional /pengembangan ilmu (c) penelitian institusional atau kebijakan atau pengambilan keputusan.
a.     Penelitian akademik, suatu penelitian edukatif  dengan basic cara betul, variabel dan sistem analisa terbatas pula misal : skripsi, tesis dan disertasi.
b.     Penelitian profesional, tujuannya mendapatkan pengetahuan baru, (Dosen, peneliti dll) variabel lengkap, analias sesuai keperluan, valid, reliable
c.      Penelitian kebijakan. Untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan pengembangan lembaga, dengan penekanan validitas eksternal, variabel lengkap, analisis sesuai dengan keperluan.

C.   Jenis2 penelitian antara lain dapat dikelompokkan (kelompok ke II) sbb :
Tujuan
Metode
Tingkat Eksplanasi
Analisis dan Jenis Data
a.     Murni
b.     Terapan
a.     Survey
b.     Ex Post Facto
c.      Eksperimen
d.     Naturalistik
e.      Policy research
f.       Action Research
g.     Evaluasi
h.     Sejarah
a.     Deskriptif
b.     Komparatif
c.      Asosiatif
a.     Kuantitatif
b.     Kualitatif
c.      Gabungan.
D.   Macam 2 Data Penelitian.

Data diperoleh dari instrumen yang menggunakan skala nominal, ordinal interval dan ratio.

1. Kualitatif


Macam2 data

2.1 Diskrit


2. Kuantitatif

2.2.1. Ordinal


2.2 kontinum
2.2.2. Interval



2.2.3. Ratio

1.     Data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata atau kalimat.
2.     Data kuantitatif data yang benbentuk angka’
3.     Data diskrit adalah yang dapat digolongkan secara terpisah misal jumlah mahasiswa 50 orang terdiri atas 30 orang laki2 dan 20 orang perempuan.
4.     Data kontinum adalah data yang bervariasi menurut tingkatan terdiri
a.     data ordinal jarak tidak sama
b.     .data interval  walaupun mulai negatif tetap punya nilai.
c.      Data ratio mutlak 0 sampai tak terhingga.

                  
E.   Ruang Lingkup penelitian Sosial.

a.     bagikan kertas.
b.     Tuliskan ruang lingkup penelitian apa saja
c.      Dsikusikan
d.     Kelompokkan.

F.    Penelitian Sosial yang baik (menurut Emori 1985)

a.     Masalah dan tujuan penelitian harus dirumuskan dengan baik.
b.     Prosedur penelitian harus duijabarkan secara rinci.
c.      Prosedur dalam rancangan penelitian (pproposal harus jelas dan teliti.)
d.     Peneliti harus membuat laporan lengkap.
e.      Analisis fdata harus tepat.
f.       Setiap kesimpulan harus didukung data.
g.     Hasil penelitian harus dapat dipercaya


















II. Masalah, variabel dan paradigma penelitian.

A.   Masalah

·        Masalah yaitu penyimpangan antara yang seharusnya dengan apa yang benar2 terjadi.(Stonner 1982 :257)
·        Masalah yaitu suatu keadaan atau kondisi yang tidak menyenangkan bagi seseorang, tetapi belum tentu bagi orang lain.

1.     Masalah dan cara pemecahannya Suatu penelitian dilakukan guna mendapatkan suatu data dalam rangka memecahkan masalah.jadi semua penelitian selalu berangkat dari masalah? Untuk itu ketepatan pemilihan masalah yang betul2 masalah berarti sudah menyelesaikan 50 % kegiatan penelitian.

Hubungan antara ketepatan memilih masalah dan cara pemecahannya.

1.     Ketepatan masalah

Ketepatan cara pemecahan

a.     Masalah benar.

b.     Masalah Benar
c.      Masalah salah
d.     Masalah salah
a.     Cara pemecahan benar
b.     Cara pemecahan salah
c.      Cara pemecahan benar
d.     Cara pemecahan salah



2.     Sumber masalah, antara lain mencakup:
a.     terdapat penyimpangan antara pengalaman dengan kenyataan.
b.     Terdapat penyimpangan antara apa yang telah direncanakan dengan kenyataan.
c.      Ada pwengaduan
d.     Ada kompetisi

3.     Rumusan masalah yang baik.
a.     Masalah harus feasible  (daana, waktu, teknologi dll)
b.     Masalah harus jelas. (persepsi sama)
c.      Masalah harus significant( memberi kontribusi terhadap ilmu dan manusia)
d.     Masalah harus bersifat etis.
e.      Dinyatakan dalam kalimat tanya, atau alternatif secara implisit mengandung pertanyaan.

4.     Bentuk bentuk masalah penelitian.
a.     Permasalahan deskriptif, suatu pertanyaan terhadap variabel mandiri baiuk satu atau lebih (Contoh : (1) seberapa tinggi produktivitas belajar mahasiswa STPP,  (2) seberapas baik interaksi Mahasiswa STPP dengan lingkungannya, (3) Bagaimkana sikap …. (4) Seberapa tringgi efektivitas, …… (5) seberapa tinggi motivasi belajar ….. dll.)
b.     Permasalahan komparatif, yaitu penelitian yang membandingkan satu variabel dengan variabel lainnya ( misal : (1) Seberapa perbedaan produksivitas kerja mahasiswa STPP  Cinagara dengan STPP Rumpin) dll.
c.      Permasalahan asosiatif, yaitu hubungan antara dua variabel atau lebih a.l sbb:

1). Hubungan simetris,  hubungan dua variabel yang munculnya sama misal apakah ada hubungan antara radio diperdesaan dengan perkembangan jumlah ayam dan kambing.

2). Hubungan kasual, yaitu hubungan sebab akibat ydisini ada variabel dependent dan independent (misal Seberapa besar pengarus sistem hnorarium terhadap prestasi kerja)

3).  Hubungan interaktif/resiprocal/timbal balik, hubungan saling mempengaruhi tetapi tidak tahu mana yang dependent dan independent ( Misal hubungan antara motivasi dan prestasi belajar mahasiswa STPP)


B.   Variabel penelitian.

q  Variabel penelitian adalah sesuatu hal yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga memperoleh informasi tentang hal tersebut
q  Variabel penelitian adalah atribut seseorang atau obyek yang mempunyai variasi antara satu dengan yang lainnya (Hatch dan Farhadi, 1981)
q  Variabel penelitian adalah atribut keilmuan  atau kegiatan tertentu yang mempunyai variasi antara satu dengan yang lainnya (Stoner, 1982)
q  Variabel adalah konstruk atau sifat yang akan dipelajari (Kerlinger 1971)
q  Dinamakan variabel karena ada variasinya ( berat badan, motivasi, persepsi, dl
Macam2 variabel antara laian:
a.     Variabel independent (Bebas)
b.     Variabel dependent (terikat)
c.      Variabel moderator (mempengaruhi variabel bebas dan terikat)
d.     Variabel intervening (tidak bisa diamati)
e.       Variabel kontrol



C.   Paradigma penelitian.

Suatu penelitian yang ilmiah, perlu dilandasi suatu asumsi bahwa suatu gejala itu dapat diklasifikasikan, dan hubunhgan gejala sebab akibat, sehingga seorang peneliti dapat fokus atas penelitian yang dilakukan.

Pola hubungan inilah yang selanjutnya disebut dengan paradigma penelitian.

Sehingga Paradigma Penelitian adalah pola pikir yang menunjukkan hubungan antara variabel yang diteliti, yang sekaligus mencerminkan jenis dan (1) jumlah rumusan masalah yang perlu dijawab dalam penelitian (2) teori yang digunakan untuk merumuskan hipotesis, (3) jenis dan jumlah hipotesis, (4) dan teknis analiasis statistik yang digunakan.

1.     Beberapa Paradigma atau model penelitian kuantitatif.
a.     Paradigma sederhana, paradigma ini menggunakan satu variabel dependent dan satu variabel independent.

 



1). Jumlah rumusan masalah (deskriptrif dan asosiatif)
2). Teori yang digunakan
3). Hipotesis yang dirumuskan
4). Teknik analisis data.
b.     Paradigma sederhana berurutan, menunjukkan hubungan antara satu variabel independent dengan satu variabel dependent secara berurutan.

 




X1 = Kualitas bahan baku
X2 = Kualitas pengerjaan
X3 = Kualitas barang yang dihasilkan
Y = Kepuasan pembeli.

c.      Paradigma ganda dengan dua variabel independent ( 3 rumusan deskriptif dan 4 rumusan assosiatif) dengan analisa tiga korelasi ganda dan satu korelasi ganda.

 










d.     Paradigma ganda dengan tiga variabel independent
e.      Paradigma ganda dengan dua variabel dependent
f.       Paradigma ganda dengan dua variabel dependent dan independent

Keterangan:
X1 = Partisipasi masyarakat
X2 =  MBS
Y1 = Partisipasi murid
Y2 = kepuasan Guru
 
 








g.     Paradigma jalur
 













II.   Landasan Teori, dan Pengajuan Hipotesis.


Setelah langkah pertama yaitu perumusan masalah maka langkah berikutnya adalah mencari teori-teori, konsep konsep dan generalisasi suatu hasil penelitian yang dapat digunakan sebagai landasan teoritis untuk suatu penelitian.

A.   Deskripsi teori.


q  Teori adalah alur logika atau penalaran yang merupakan seperanmgkat konsep, definisi, proposisi  yang disusun secara sistematis, dan mempunyai tiga unsur yaitu (1) menjelaskan (2) meramalkan (3) pengendalian.
o   Fungsi Menjelaskan  dab mempertajam ruang lingkup variabel yang diteliti.
o   Fungsi meramalkan atau prediksi atau pemamdu untuk menemukan fakta untuk menyusun hipotesis dan instrumen penelitian.
o   Fungsi pengendalian atau kontrol digunakan untuk mencandra atau membahas hasil penelitian selanjutnya digunakan untuk memberikan saran dalam upaya pemecahan masalah.

q  Deskripsi teori yaitu suatu uraian secara sistematis tentang teori (bukan sekedar pendapat para pakar) dan hasil penelitian yang relevan dan terkait dengan variabel yang diteliti, melalui pendifinisian, dan uraian yang lengkap dan mendalam dari berbagai referensi. Adapun langkah deskripsi teori adalah sbb:
o   Tetapkan variabel
o   Cari sumber sumber bacaan
o   Lihat daftar isi setiap buku
o   Cvari definisi setiap variabel
o   Baca seluruh isi topik
o   Deskripsikan teori menjadi definisi konseptual

B.   kerangka berpikir


q  Kerangka berpikir adalah suatu model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan faktor yang telah diindetifikasikan sebagai masalah yang penting. Serta menjelaskan secara teoritis pertautan antar variabel yang akan diteliti.  Kemudian disyntesaikan tentang hubungan variabel yang telah dideskripsikan dan selanjutnya digunakan untuk merumuskan hipotesis.
Adapun urutan untuk membuat kerangka berpikir yang baik adalah sbb:

o   Menetapkan variabel 
o   Membaca buku dan hasil penelitian
o   Deskripsi teori dan hasil penelitian
o   Analisis kritis terhadap teori dan hasil penelitian
o   Analisis komparatif terhadap teori dan hasil penelitian.
o   Sysntesa dan kesimpulan

C.   Hipotesis.


Hipotesis adalah langkah lanjutan dalam penelitian, tetapi tidak semua penelitian perlu hipotesis, sebagi contoh penelitian eksploratif  atau deskriptif kadang2 tidak perlu hipotesis.

q  Hipotesis Penelitian adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, yang disusn dalam kalimat pertanyaan, berdasarkan teori yang relevan bukan kenyataan empiris dilapangan, jadi hipotesis bukan jawaban empirik dan perlu untuk dibuktikan.
q  Hipotesis Statistik digunakan apabila penelitian menggunakan sampel dari suatu pipilasi.
q  Hipotesis kerja yaitu hipotesis yang disusun berdasar teori yang ada berupas jawaban sementara yang akan diuji dan dinyatakan dalam kalimat positif
q  Hipotesisi Nol adalah lawan dari hipotesis kerja  karena ada keraguan dalam kebenaran teori yang ada dinyatakan dalam kalimat negatif

Bentuk bentuk hipotesis dalam penelitian sangat terkait dengan rumusan masalah penelitian antara lain sebagai berikut:

a.     Hipotesis deskriptif, merupakan jawaban sementara terhadap masalah deskriptif. Sebagai contoh sbb:

q  Rumusan Masalah Deskriptif Seberapa tinggi semangat belajar mahasiswa STPP Cinagara?
q  Hipotesis Deskriptif, Semangat belajar mahasiswa STPP Cinagara paling sedikit 75 % sdari kriteria ideal yang telah ditetapkan.
q  Hiopotesis statistik (hanya ada bila berdasarkan data sampel) yang dirumuskan sbb:

r = Hipotesis yang berbentuk prosentase
 
a. Ho  : r = 75%
                                 Ha : : r ¹ 75%
b.     Hipotesis komparatif merupakan jawaban sementara terhadap masalah komparatif biasanya varaibel berbeda sampel sama atau sampael berbeda dan variabel sama dan  dirumuskan sbb:

q  Rumusan Masalah komparatif apakah ada perbedaan semangat belajar mahasiswa STPP Cinagara dan mahasiswa STPP Rumpin?
q  Hipotesis Komparatif, Ada  perbedaan Semangat belajar mahasiswa STPP Cinagara dengan STPP Rumpin .
q  Hiopotesis statistik (hanya ada bila berdasarkan data sampel) yang dirumuskan sbb:

m = rata2 (populasi) semangat belajar Mahasiswa
 
a. Ho  :   m1   =   m2
                                 Ha : :   m1  ¹ m2

c.      Hipotesis asosiatif adalah jawaban sementara terhadap rumusan asosiatif dan  dirumuskan sbb:

q  Rumusan Masalah asosiatif apakah ada perbedaan antara semangat belajar mahasiswa STPP Cinagara dengan berat badan  mahasiswa?
q  Hipotesis Komparatif, Ada  perbedaan nyata antara Semangat belajar mahasiswa STPP Cinagara dengan berat badan .
q 
 = 0,   berarti tidak ada hubungan
¹  0, berarti ada hubungan
r = nilai korelasi daklam formulasi yang di 
      Hipotesiskan
 
Hiopotesis statistik (hanya ada bila berdasarkan data sampel) yang dirumuskan sbb:

a. Ho  : r = 0       
                                   Ha : : r ¹  0

          Karakteristik hipotesis yang baik:

a.     Merupakan dugaan terhadap keadaan variabel mandiri, perbandingan keadaan variabel pada berbagai sampel, dan merupakan dugaan tentang hubungan antara dua variabel atau lebih.
b.     Dinyataklan dalam kalimat yang jelas, sehingga tidak menimbulkan berbagai penafsiran.
c.      Dapat diuji dengan data yang dikumpulkan dengan metode2 ilmiah.

Text Box: Tugas Perorangan  dan materi Diskusi:

1. Perbaiki judul rencana penelitian saudara.
2. Tetapkan apa masalahnya secara benar (dua saja)
a. Identifikasi masalah
b. Pembatasan masalah
c. Perumusan Masalah
d. Model Masalah (Konstelasi masalah)


3. Tetapkan variabelnya
4. Paradigma penelitian apa yang akan Saudara gunakan.
5. Mulai pergi ke Perpustakaan cari teori yang relevan
6. Siapkan kerangka berpikir.
7. Tetapkan Hipotesis
 

















KERANGKA UMUM PENELITIAN.

 

















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar